YOU ARE MINE (5)

Jessica-Jung-2017-cr-ronald-stewart-billboard-1548

DITULIS OLEH RANIZONE

Yoona POV

   Lima bulan setelah kelahiranku, Daddy merevisi dokumen yang menyangkut data-data identitasku. Di akte kelahiranku, Daddy mengganti namaku yang semula Kwon Yoona, menjadi Jung Yoona. Ia  mencantumkan namanya sebagai ayah Kandungku. Sebelumnya, Daddy juga sudah mendaftarkan pernikahannya dengan Umma di gereja dan dinas kependudukan. Daddy ingin aku diakui sebagai anak yang terlahir dari pasangan yang sah, dan diakui secara hukum. Agar masyarakat tidak menganggapku sebagai anak haram, karena tidak jelas siapa ayah kandungnya. Daddy ingin aku menjadi pewarisnya suatu hari nanti. Untuk itulah, semua harus diatur sesuai hukum yang berlaku di negara kita.

Continue reading

Advertisements

YOU ARE MINE (4)

desktop-background-3061483_960_720

ditulis oleh: @ranizone 

  Sebuah pemandangan indah terlihat dari sepasang anak muda yang masih terlelap dalam satu balutan selimut, dengan masih saling berpelukan, tampak seperti pengantin baru. Terlihat bagaimana si pria memeluk erat wanitanya dengan protektif, seolah tak ingin ditinggalkan wanitanya.

   Wanita lain yang menyaksikan adegan tersebut hanya bisa tersenyum bahagia. Sebenarnya ia tidak ingin mengganggu pasangan itu, namun karena hari sudah hampir siang, mau tidak mau terpaksa ia harus memisahkan mereka dan tentu saja mengakhiri adegan romantis tersebut.

Continue reading

L.O.V.E (6)

screenshot_20180114-193536.png

Cast: Tiffany, Taeyeon, Yuri,

Sub cast: Jessica, Sunny , Sooyoung.

Typo bertebaran

Happy reading

.

.

 Baca lagi bagi yg lupa🤘🏻✌️

L.O.V.E (4)

L.O.V.E (5),

Direktur KIM CORP, Kim Taeyeon datang dengan kekasihnya ke perayaan Kim Seolhyun atas suksesnya produk baru yang diluncurkan. Mereka tampak serasi, bahkan gadis itu terlihat sangat menakjubkan. Disana Direktur muda itu mengatakan bahwa gadis yang bersamanya adalah kekasihnya. Kim Taeyeon juga tertangkap mengantar gadis itu ke sebuah apartemen kawasan Gangnam. Diketahui disana juga merupakan apartemen milik Lee Sunny, sekretaris sekaligus sahabat dari Kim Taeyeon. Identitas gadis yang bersama Direktur Kim itu belum diketahui- Continue reading

YOU ARE MINE (2)

  cd11e37f1f9ec30a260b892490132e40

Menyayangimu…

Adalah sebuah perasaan menakjubkan yang membuatku merasa hidup

Mencintaimu…

Sebuah kesalahan yang tidak bisa ditolak oleh hatiku.

Melupakanmu?

Bahkan tanya tak mampu mencari jawabnya.

***

    Yunho, Boa dan Jessica bergegas menuju rumah sakit setelah mendapat kabar dari Yoona kalau Krystal pingsan. Ketiganya berlarian di koridor menuju ruang IGD, tak sabar untuk segera bertemu Krystal.

   Sementara itu, Yoona dan Tiffany menunggu dengan cemas di depan pintu ruang IGD, tempat Krystal mendapat pertolongan pertama. Sudah setengah jam dokter yang memeriksa Krystal belum juga keluar, membuat kedua orang tersebut semakin cemas. Bahkan sampai Yunho, Boa dan Jessica tiba dan bergabung dengan mereka, dokter tersebut belum juga keluar.

“Kenapa mereka lama sekali?” gerutu Yoona. Ia tidak bisa duduk tenang, sejak tadi ia terus mondar-mandir di depan pintu IGD tersebut.

“Yoona-ya” panggil Boa. Ia menepuk tempat duduk tepat di sebelahnya, mengisyaratkan agar anaknya itu untuk duduk di sampingnya. Yoona menurut. Ia duduk, dan langsung meletakkan kepalanya di bahu sang ibu. Dengan lembut Boa mengusap rambut putra kesayangannya itu, mencoba membuatnya lebih tenang.

“Sabar, sayang. Jangan khawatir. Soojung pasti baik-baik saja. Kau harus tenang.” Boa paham kekhawatiran Yoona. Sebenarnya ia tak kalah khawatirnya, tapi dia berusaha menutupinya dengan mencoba bersikap tenang. Kalau dia juga ikut panik, lalu siapa yang akan menenangkan mereka?

   Tak hanya Yoona, Jessica pun sama khawatirnya, hanya saja dia tunjukkkan lewat tangisan. Gadis itu menangis terisak dalam pelukan ayahnya. Yunho mengusap-usap lengan Jessica sembari mengucapkan kata-kata untuk menenangkannya.

   Tak lama kemudian, pintu ruangan terbuka. Yoona adalah orang pertama yang refleks berdiri dan langsung menghampiri sang dokter yang sejak tadi mereka tunggu-tunggu. Yoona segera memberondong si dokter dengan berbagai pertanyaan.

“Krystal tidak apa-apa. Tidak ada hal serius yang perlu dikhawatirkan. Dia hanya kelelahan dan butuh banyak istirahat. Ingat, dia bukan robot. Robot saja bisa rusak jika terlalu sering digunakan, apalagi manusia yang bekerja keras tanpa istirahat. Juga tolong diperhatikan makanan yang dia konsumsi. Sepertinya akhir-akhir ini Krystal sering makan makanan sembarangan.”

“Anda yakin tidak ada hal yang berbahaya, dokter?” Yoona tampaknya tidak puas dan tidak percaya ucapan dokter tersebut. “Anda yakin sudah memeriksa semuanya?”

Dokter itu hanya tersenyum dan menggagguk sebagai jawaban. Dia tepuk pelan pundak Yoona sambil berlalu meninggalkan keluarga Jung.

   Seorang perawat keluar dari ruangan tersebut memberi tau kalau Krystal akan dipindahkan ke ruang perawatan dan keluarga baru bisa menjenguk setelah Krystal berada di ruang rawat tersebut.

***

   Satu persatu orang yang sejak tadi menunggui Krystal masuk ke ruang rawat. Begitu giliran Yuri, Yoona dengan sigap menahannya. Yuri terkejut. Keduanya saling tatap. Sorot mata Yoona yang tajam membuat nyali Yuri menciut.

“Bisa kita bicara sebentar?”

   Yuri mengikuti Yoona dari belakang. Keduanya berjalan di sepanjang koridor rumah sakit. Yuri tidak tau kemana Yoona membawanya. Ia agak merinding begitu mereka melewati kamar jenazah. Semakin ke dalam semakin sepi dan rumah sakit itu semakin terlihat menyeramkan.

   Tibalah mereka di sebuah ruangan yang lebih terlihat seperti gudang. Yoona mempersilahkan Yuri masuk lebih dulu. Begitu Yuri sudah masuk, Yoona secara tiba-tiba menyergapnya dan menyudutkannya di tembok. Yuri tak berkutik sama sekali saat lengan Yoona menekan lehernya, membuatnya sulit bernapas. Belum lagi dinginnya tembok menusuk punggungnya hingga tembus sampai ke tulang.

“Y….Yoo…Yoonaaa…. A…apa…yang…kk..kau lak…kku..kan?” keringat mulai membanjiri wajah tampan Yuri. Dia hampir kehabisan oksigen, dadanya sesak. Berkali-kali ia memukul lengan Yoona, berharap sepupunya itu melepaskannya.

“L….lepas k..kkan ak..kku..”

Melihat wajah Yuri yang memerah, Yoona pun menurunkan lengannya dari leher Yuri. Yuri terbatuk-batuk sampai jatuh tersungkur.

“KAU LIHAT KAN? INI AKIBAT KEEGOISANMU. KAU PUAS?.” teriak Yoona penuh emosi. Ia berjongkok dan menarik kerah baju Yuri. “Dengar Kwon Yuri, adikku itu bukan mesin pencetak uangmu. Meskipun sekarang dia terkenal dan sukses karenamu, bukan berarti kau bisa menjadikannya alat untuk memperkaya dirimu. Ingat Kwon, kesuksesan agensimu ini berkat siapa? Jika aku menarik investasiku dan Krystal dari agensimu, apa yang bisa kau lakukan, hah?” Yoona menarik napasnya sejenak. Ia lepas kerah baju Yuri dari cengkramannya sambil tersenyum sinis, “Jangan macam-macam denganku. Dan juga…..” Yoona menepuk-nepuk pipi Yuri. “Tolong jauhi kakakku. Aku tidak suka dia bersamamu.”

   Yuri dengan berani menatap Yoona. Dia memang tidak bisa menolak apapun perintah Yoona, tapi jika itu berhubungan dengan Jessica, ia tak mau tinggal diam.

“Kenapa kau tidak menyetujui hubungan kami?”

“Bukan urusanmu.”

Yuri tertawa kecil. “Kau takut aku memperalat Jessica juga?”

Dengan penuh emosi, Yoona menghantam wajah Yuri dengan satu kali pukulan keras. Yuri kembali tersungkur, dari sudut bibirnya keluar darah segar.

“JUNG YOONA” teriak Jessica. Ia berlari menghampiri Yuri yang berusaha berdiri dengan susah payah. Jessica menangis melihat Yuri seperti itu. Padahal Yoona cuma sekali memukulnya, tapi wajah Yuri sudah babak belur.

“APA YANG KAU LAKUKAN?” Jessica mendorong adiknya itu agar menjauh dari Yuri. Sebuah tamparan keras mendarat di pipi kanan Yoona. Setelah itu, Yoona melihat Jessica menangis terisak-isak untuk Yuri. Gadis itu membantu kekasihnya duduk sebelum ia bersihkan luka-luka di wajah tersebut. Mata Yoona berkaca-kaca menyaksikan adegan itu. Betapa beruntungnya Yuri. Jessica belum pernah menangis seperti itu untuknya. Jessica tidak pernah membersihkan lukanya jika dia terluka. Jessica tidak pernah memeluknya untuk menenangkannya.

“You are so lucky, bro. Bahkan kakakku lebih menyayangimu dari pada adiknya sendiri. Dia mengobati lukamu tapi memberikan luka padaku.”

Dan seperti sudah menjadi kebiasaan, Yoona menarik tangan orang dengan seenaknya. Dia tarik tangan Jessica dan membawanya keluar dari gudang itu, meninggalkan Yuri seorang diri. Tidak peduli betapa sakitnya saat Jessica memukul-mukul punggungnya agar dilepaskan dari cengkramannya.

   Yoona meminta supir pribadinya agar mengantar Jessica pulang ke rumah.

“Pulang dan istirahatlah. Aku yang akan menjaga Krystal.”

“Bagaimana dengan Yuri?”

Yoona tertawa sedih. Ditatapnya Jessica yang terlihat berantakan karena tak hentinya menangis, di pipinya ada noda darah, darah yang berasal dari Yuri.

“Berhenti mengkhawatirkannya dan cobalah untuk peduli padaku. Apa yang terjadi, tidak sepenuhnya salahku.”

***

   Di lobby rumah sakit, terlihat beberapa wartawan tengah berkumpul menunggu konfirmasi mengenai kabar pingsannya Krystal Jung. Orang-orang yang berada di rumah sakit tersebut heran kenapa banyak sekali wartawan, mereka tidak tau kalau salah satu artis ternama tengah di rawat di situ. Kehebohan di lobby rumah sakit sampai juga di telinga Yoona, selaku pihak keluarga, ia pun berniat untuk menemui para wartawan yang sedang menunggu kabar tentang Krystal.

“Kenapa cepat sekali beritanya menyebar? Bukankah kalian sudah memastikan kalau tidak ada yang tau kejadian ini?”, tanya Yoona pada dua asistennya.

“Kami yakin kalau tidak ada yang tau selain pihak keluarga dan agensi.” jawab salah satu asistennya.

“Lalu?”

“Maafkan kami, tuan. Mungkin ada pihak yang sengaja melakukannya, dan kami kelolosan.” kedua asistennya tersebut membungkuk sebagai permintaan maaf.

“Tidak apa-apa, ikut aku.”

   Yoona bersama kedua asistennya berjalan menuju lobby untuk menemui para wartawan itu. Dan mereka pun langsung dikerubungi dan diserbu dengan berbagai pertanyaan.

“Yoona-ssi, bagaimana kondisi Krystal saat ini? Apa dia baik-baik saja?”

“Kondisi Krystal sudah membaik.”

“Apa yang terjadi? Kenapa Krystal sampai pingsan seperti itu?”

“Dia hanya kelelahan, dan butuh banyak istirahat.”

“Apa semua ini karena jadwalnya yang begitu padat? Apa yang akan dilakukan Golden Star setelah ini? Apa kalian akan menuntut KY Ent?”

Pertanyaan salah satu wartawan tersebut membuat suasana menjadi hening, si wartawan menjadi pusat perhatian karena pertanyaannya yang dianggap terlalu berani. Ia pun jadi salah tingkah dan merasa tidak enak pada semua yang ada di sana, terutama pada Yoona. Namun, reaksi pewaris Golden Star tersebut diluar dugaan, ia malah tersenyum dengan sangat manis, tidak menunjukkan amarah sama sekali.

“Pertanyaan bagus. Tapi maaf, aku tidak bisa menjawabnya. KY Ent dan GS Corp akan segera menggelar konfrensi pers secara resmi, jadi silahkan ajukan pertanyaan tersebut disana.” Yoona pun berlalu meninggalkan kerumunan wartawan tersebut.

   Seperti yang dikatakan Yoona, keesokan paginya, konfrensi pers pun digelar untuk menjawab rasa keingintahuan masyarakat akan kondisi Krystal. Dari pihak KY Ent, diwakili oleh Kim Taeyeon, dan didampingi kuasa hukum KY Ent, karena Yuri tidak mungkin tampil dengan wajah babak belur. Sedangkan dari pihak GS Corp, diwakili langsung oleh Yunho dan juga kuasa hukumnya. Yoona tidak muncul dalam konfrensi pers tersebut, dia malah memilih menemani sang adik di ruang rawat VIP nya. Mereka hanya menyaksikan prescon tersebut di saluran TV yang menyiarkan secara langsung.

“Oppa, apa kau dan Daddy akan menuntut Yul Oppa?” tanya Krystal. Yoona yang sedang menyuapkan buah jeruk ke mulut Krystal, berhenti dan menoleh ke arah adiknya.

“Kenapa kau berpikir seperti itu?”

“Bukankah Oppa sangat membencinya? Jadi oppa mengambil kesempatan ini untuk menghancurkannya. Bahkan kudengar, oppa memukulnya semalam.”

Yoona tertawa, tidak menyangka adik kesayangannya itu memiliki logika dan imajinasi sehebat itu.

Diusap-usapnya rambut Krystal, “Wow…kau luar biasa baby Jung. Tapi aku tidak sejahat apa yang kau pikirkan. Meskipun aku membencinya, tapi aku tidak akan menghancurkannya. Umma dan Unniemu pasti membunuhku jika aku melakukannya.” kakak beradik itu pun tertawa bersama dan kembali fokus menonton prescon yang berlangsung di GS Group Tower.

“Soojung-ah, kau suka menjadi artisnya Kwon Yuri?”

Krystal mengangguk, “Tapi, aku lebih suka menjadi adikmu.”

Yoona tersenyum, “Kalau begitu, jadilah adik yang baik untukku.”

***

DF_ufXwVYAEQuF9

   Krystal sudah diperbolehkan pulang dan menjalani perawatan di rumah setelah menghabiskan waktu selama 3 hari di rumah sakit. Dia masih diharuskan untuk beristirahat, akibatnya semua jadwal kegiatannya dihentikan sementara. Rencana perilisan album terbarunya pun terpaksa diundur. KY Ent hanya bisa pasrah menerima keputusan GS Corp saat presscon kemarin.

   Selama menjalani pemulihan, Krystal ditemani manajernya, Tiffany. Gadis itu juga diminta tinggal sementara di rumah keluarga Jung agar lebih memudahkan menjaga Krystal.

“Sebenarnya aku ini manajer atau baby sitter sih?” tanya Tiffany saat mendengar tugas baru yang diberikan -siapa lagi kalau bukan- Yoona.

“Jangan banyak protes, aku ini atasanmu sekarang. Jadi lakukan saja apa yang kuperintahkan.”

“Baiklah Tuan Muda.”

Meskipun suka protes, tapi Tiffany tetap melakukan tugasnya sesuai yang diperintahkan. Entah kenapa Tiffany tidak bisa menolak semua permintaan dan perintah Yoona. Semua ia turuti walaupun terkadang anak itu suka seenaknya memerintah.

   Selama tinggal di rumah keluarga Jung, Tiffany merasa ada hal aneh yang terjadi antara Yoona dan Jessica. Meskipun keduanya tidak terlalu dekat, namun keganjilan itu terlihat jelas. Ada aura dingin yang menyelimuti hubungan mereka. Jessica berusaha menghindar jika berpapasan dengan Yoona, begitupun sebaliknya. Di meja makan, Jessica tidak pernah menatap Yoona, bahkan saat keluarga itu bercanda, Jessica sama sekali tidak merespon.

   Karena penasaran, Tiffany pun bertanya pada Yoona saat keduanya tengah berada di taman bunga milik Boa.

“Apa kalian bertengkar?”

Yoona bingung dengan pertanyaan Tiffany, siapa yang dia maksud? Mengerti kebingungan sahabatnya, Tiffany pun menegaskan.

“Kau dan Jessica.”

“Oh….itu…” Yoona terlihat bingung bagaimana menjelaskan situasinya pada Tiffany.

“Ah….bukankah saudara memang biasa bertengkar? Kita juga sering bertengkar.”

“Tapi ini beda. Seperti….”

“Aish….kenapa kau begitu cerewet, huh?” sengaja Yoona mengalihkan pembicaraan agar Tiffany tidak lagi bertanya.

   Yoona memberikan sebuket bunga berbagai jenis yang ia peroleh dari mengumpulkan beberapa tangkai di kebun ibunya. Yoona memakaikan mahkota yang ia buat dari beberapa kelopak bunga segar.

“Cantik.”

Tiffany tersenyum bahagia mendapat pujian seperti itu dari Yoona. Sederhana memang, tapi dampaknya luar biasa bagi gadis bermarga Hwang tersebut.

“Malam ini, ayo kita kencan.” Yoona menggenggam tangan Tiffany dan membawanya keluar dari taman bunga tersebut.

Tiffany hanya diam dan mengikuti kemana Yoona membawanya. Masih shock dengan apa yang diucapkan Yoona barusan. “Kencan?” lirihnya.

Yoona berhenti dan membalikkan badan sehingga keduanya saling berhadapan.

“Apa yang biasa dilakukan orang yang sedang kencan?” tanya Yoona.

“Dinner?” jawab Tiffany.

“Yes! Kita akan makan malam, itu artinya kita kencan kan? Hahaha” Yoona mencolek hidung Tiffany yang wajahnya memerah karena saat berbicara tadi, wajahnya dan wajah Yoona berdekatan.

***

   Yuri terbangun saat mendengar suara orang membuka pintu apartemennya. Dia bangkit dari tempat tidur dan bergegas menemui orang itu. Hanya satu orang yang tau password apartemennya, selain dirinya, Jessica.

   Gadis itu langsung memeluknya begitu mereka bertemu. Yuri mendengar Jessica sesenggukan di bahunya.

“Maafkan aku, Yul. Aku malah meninggalkanmu waktu itu.”

“Tidak apa, sayang. Aku mengerti.”

Mereka melepaskan pelukan. Jessica meneliti wajah Yuri yang masih terlihat memar di sudut bibirnya. Menyentuhnya dan mengelusnya saat Yuri meringis.

“Apa masih sakit?”

Yuri menggeleng, “Tidak setelah kau menyentuhnya.”

Biasanya Jessica akan mencubitnya begitu Yuri menggodanya, namun kali ini Jessica memeluknya lagi.

“Maaf baru mengunjungimu.”

“Bagaimana Krystal?”

“Baik.”

“Yoona?” pertanyaan Yuri mengundang keheranan di wajah Jessica. Apa dia tidak salah dengar?

“Kudengar kau dan dia tak bicara setelah kejadian itu.” Yuri mengambil tangan Jessica dan menggenggamnya erat. “Jangan seperti itu, dia hanya mengkhawatirkanmu. Dia…”

Ucapan Yuri terhenti karena bibirnya dibungkam oleh Jessica dengan sebuah kecupan manis.

“Bisakah kita tidak membahasnya?” pinta Jessica setelah kecupan itu berakhir.

“Oke. Bagaimana kalau kita makan malam? Sudah lama kita tidak makan pasta di restoran favoritmu.”

“Call.”

   Pasangan itu sengaja tidak menggunakan ruang VIP seperti yang biasanya mereka lakukan. Kali ini mereka memilih tempat yang membuat mereka berbaur dengan pengunjung lain. Meskipun ramai, namun keamanan dan keprivasian di restoran ini tak perlu diragukan lagi. Makanya banyak artis dan public figure lainnya sering makan di restoran tersebut.

   Sambil menunggu makanan datang, mereka saling berbagi cerita. Jessica mengeluhkan banyaknya pesanan pakaian dan event menjelang akhir tahun. Akibatnya, ia harus sering pulang malam bahkan terkadang menginap di kantornya. Mendengar hal itu, Yuri memperingatkan Jessica untuk tidak terlalu memforsir diri. Dia takut kejadian yang menimpa Krystal terjadi juga pada Jessica.

“Jaga kesehatanmu. Jangan sampai sakit.” pesan Yuri.

   Karena posisi Yuri mengarah langsung ke pintu masuk, jadi dia bisa melihat pelanggan yang datang ke restoran. Dan pandangannya tertuju pada pelanggan yang baru saja masuk. Sepasang anak muda yang sangat dikenalinya. Salah satu dari mereka juga melihat ke arah Yuri. Tatapan tidak senang terpancar dari mata itu. Buru-buru Yuri mengalihkan pandangannya.

“Wah….kalian disini juga ternyata.” sapa salah satu pelanggan yang baru datang itu, yang tak lain adalah Tiffany.

Yuri dan Jessica kompak tersenyum pada Tiffany dan pasangannya malam itu, Yoona. Lebih tepatnya, Jessica hanya tersenyum pada Tiffany.

“Mau bergabung?” tawar Yuri yang langsung disetujui oleh Tiffany. Namun, Yoona menolak.

“Kita cari tempat lain saja.”

“Yoona….Tapi…”

“Tidak apa-apa, Tif. Jangan dipaksa, dia tidak ingin makan bersama kami.” sindir Jessica.

Tanpa berkomentar apapun, Yoona langsung menarik Tiffany keluar dari restoran itu. Di tengah jalan, Tiffany melepaskan genggaman Yoona di tangannya.

“Yoona, kau ini kenapa? Aku hanya ingin makan di sini. Kenapa membawaku keluar?”

“Sebenarnya kau ingin makan malam denganku atau dengan mereka? Kalau ingin dengan mereka, masuklah. Aku akan makan sendiri.”

   Yoona membawa beberapa bungkusan plastik berisi makanan dan minuman ke atap apartemen Tiffany. Dibelakangnya Tiffany menyusul dengan malas.

“Jangan cemberut, ayo cepat naik.” Yoona membantu Tiffany menaiki anak tangga yang kecil dengan hati-hati.

“Kenapa tidak di apartemenku saja? Kenapa harus disini?”

   Yoona hanya tersenyum. Di lantai atap itu, ia gelar sebuah kain bermotif kotak-kotak dan diatasnya ia susun dengan makanan dan minuman yang mereka beli tadi. Terlihat seperti mereka sedang piknik. Piknik di malam hari di atas atap apartemen dan ditemani bintang-bintang yang menghiasi langit. Yoona mengisyaratkan Tiffany agar duduk di sebelahnya.

“Maaf mengacaukan kencan kita.”

“Kita hanya makan malam, bukan kencan.”

“Baiklah, terserah apa katamu.” Yoona membuka dua kaleng bir. Satu ia berikan pada Tiffany. Lalu ia mengambil sandwich tuna yang terlihat begitu menggoda.

“Apa istimewanya sandwich ini? Sampai-sampai dia tergila-gila.” gumam Yoona. Ia menggigit sandwich tersebut dan mengunyahnya perlahan. Alis Yoona terangkat, sekarang ia tau jawabannya kenapa sandwich tuna ini begitu digilai kakaknya. Tanpa ia sadari, sejak tadi Tiffany terus memperhatikannya. Sesekali ia tersenyum geli melihat cara Yoona makan dan ekspresinya saat menyantap makanan. Semua itu jadi hiburan tersendiri baginya.

   Malam semakin larut dan udara terasa semakin dingin. Karena tadinya mereka berencana makan di restoran, jadi Tiffany menggunakan dress dengan panjang hanya sampai lutut. Tiffany gelisah karena dress yang dikenakannya membuat sekujur tubuhnya menggigil. Melihat itu, dengan gentlenya Yoona mengambil jas yang sudah sejak tadi dia buka, jas itu ia sampirkan di bahu Tiffany.

“Terima kasih.” ucap Tiffany. Tak lama, dia terkejut saat Yoona meletakkan kepala di bahunya.

“Yoona, boleh aku bertanya?”

“hmm”

“Kenapa kau sangat menentang hubungan Jessica dan Yuri?”

Yoona memejamkan matanya. “Karena aku cemburu.” jawabnya pelan. Namun Tiffany masih bisa mendengarnya.

“Apa?” Tiffany kaget dan menarik kepala Yoona dari bahunya. “Tadi kau bilang apa? Cemburu? Pada siapa?”

Yoona tertawa, “Aku ini pria normal, sudah pasti bukan cemburu dengan Yuri.”

“Itu berarti kau cemburu pada Jessica? Tapi kenapa? Apa kau tidak ingin kakakmu bahagia bersama pria pilihannya? Suatu hari nanti kakakmu pasti akan menikah, kau tidak boleh mengekangnya seperti itu. Kau juga akan menikah suatu hari nanti. Jadi biarkan dia menjalani hidupnya dan kau juga, jalani hidupmu dengan baik.”

Yoona tertawa terbahak-bahak mendengar penuturan Tiffany. “Kau pikir aku seperti ini karena aku tidak ingin dia menikah? Karena aku takut kehilangan kakakku?”

Tiffany mengangguk.

“Bukan seperti itu Tiffany. Aku cemburu karena aku….” Yoona mendekatkan wajahnya ke arah Tiffany.

“Mencintainya.”

.

.

.

.

.

.

.

.

.

THE AND

.

.

.

.

team Yoonsic mana suaranya? hahahhaa

team Yoonfany? masih hidup kan?

team Yoonkrys? wkwkwk

btw ini yang nulisnya bukan aku loh tapi @ranizone

dia nulisnya bagus deh.

Oh ya… aku udah denger lagu baru Taeyeon dan…..

entah knp mendadak jadi mellow-mellow ga jelas kaya gini ya ini hati

apalagi banyak liat fmv tentang snsd dan juga taeny…

duh.. ini hati padahal berusaha untuk move on :((

YOU ARE MINE (1)

  rose-2417334_960_720

Jung Yunho adalah salah satu pengusaha terkaya dan tersukses di Korea Selatan. Kekayaannya menjadi salah satu penopang perekonomian di negara tersebut. Usaha miliknya yang terdiri dari beberapa sektor, khususnya sektor konstruksi dan properti menjadi penyumbang pajak terbesar bagi negara.

Continue reading

Remember You

DCXlAMsUwAANEzV

Written by Ranizone

.

            Setiap tahun, tepat di setiap ulang tahunnya, Krystal pasti selalu menangis setiap kali menyaksikan video keluarganya yang tengah merayakan ulang tahunnya yang ke-8 tahun. Video itu adalah video perayaan ulang tahun terakhir yang dibuat sebelum kedua orangtuanya meninggal dunia karena kecelakaan saat dalam perjalanan menjemput dirinya dan kakak perempuannya yang sedang berlibur bersama kakek dan neneknya di New Zealand.

Continue reading

Decision

DHmQBm1VYAAXZYCGoing back to the corner where I first saw you
Gonna camp in my sleeping bag I’m not gonna move
Got some words on cardboard, got your picture in my hand
Saying, “If you see this girl can you tell her where I am?”

Some try to hand me money, they don’t understand
I’m not broke – I’m just a broken-hearted man
I know it makes no sense but what else can I do?
How can I move on when I’m still in love with you?

The Script- The Man Who Can’t Be Moved

***

Hallo semua 🙂

Bagaimana kabarnya hari ini?

Semoga baik-baik aja ya.

Kmrin muncul kabar yang mungkin kurang enak ya buat sone, termasuk aku sendiri.

Shock sih cuma ya mau gimana lagi, itu adalah pilihan mereka bertiga.

Patah hatinya itu kaya kalian denger orangtua kalian ngasih tahu kalian kalau mereka mau cerai

Tahu kan rasanya?

yang paling sakit itu saat kita tahu bahwa  mereka masih saling sayang tapi karena ada beberapa hal yg mungkin cukup mereka berdua yg tahu, orangtua kalian memutuskan untuk pisah.

atau gini kali ya perasaan ortu saat ngelepas anaknya buat belajar di luar neger atau bahkan nikah

kita ngelepas mereka buat raih kebahagiaan baru

Semacam rela namun tak rela gtu hahahaha (ini ketawa di text tapi aslinya berkaca-kaca sambil ngetik semua ini)

Oh ya… Tiffany Hwang.. dia itu semacam inspirasi utama aku.

Dulu inspirasi utama aku adalah Jessica.

Makanya ada di beberapa ff awal aku si Jessica lebih punya banyak porsi cerita di dalamnya.

Tapi sejak kejadian 30 September, ya perlahan berubah sih.

Fokus ide aku nulis semua di Tiffany

Kaya liat airport pict dia yg terbaru atau liat foto dia di majalah aja ak udah dapet ide buat nulis.

Jadi… kalian bisa tahu kan gimana kagetnya aku pas tahu Tiffany out dari SM? hehehe

Pasti kalian nebak skrg ak mau bilang kalau ak mau pamit dan berhenti nulis?

Selamat!

Dugaan kalian salah wkwkwkwkw

Saat tahu Tiff  udah cabut dari SM, meskipun sedih… entah knp aku malah kaya bertekad gtu buat ga berhenti nulis dan tetap jadiin dia MUSE aku.

Mau dia jadi Tiffany Hwang atau Stephanie Hwang, aku akan tetap nulis imajinasi aku tentang dia.

Meskipun gatau yaaa… pasti banyak yg pensiun dari dunia fanfict baik itu yg baca maupun yg nulis.

Kalau yg baca sedikit, gpp ko

aku udah mulai terbiasa 🙂

Lagian ya ak skrg nulis lebih buat ngelepas stress aja sih.

Aku pengen nulis apa yang ak pengen, bukan lagi karena ak pengen dapat komen banyak dan lainnya.

Nulis ff itu udah ngenalin aku sama beberapa orang yg bahkan sampai hari ini mereka masih blm bisa aku lupakan wkwkwkw.

Dari ff aku bisa kenal orang-orang yang ternyata beda bgt dari aku.

Dari nulis ff aku bisa kenal dan berbagi cerita dengan orang-orang yang aku pikir out of my league bgt.

Sejujurnya aku orang yang minderan.

My self esteem dan self eficacy kebilang lagi rendah

Kalian mungkin tahu akhir” ini aku jarang nulis lagi.

Update ff juga mungkin hanya 7 bulan sekali.

Well banyak hal di dunia nyata yg terjadi dimana aku sesaat beneran lupa dengan kesenangan sesaat ini hahahaha.

Hati aku pengen nulis cuma badan dan otak aku udah lelah setiap harinya.

Almost everyday aku pulang ke rumah jam 11 malam padahal berangkat dari rumah jam 8 pagi hahahaa.

waktu istirahat siang dipake buat ngerjain tugas atau tidur sebentar karena tidur malamnya diatas jam 12 mulu tiap harinya.

Bisa dibilang mungkin aku cuma tidur 4 jam tiap harinya.

Makanya aku selalu banyak minum air putih supaya ga ngantuk

Aku suka kopi item tapi mulai ak batasin sih

sehari 1-2 gelas aja.

itupun kopinya harus yg bukan kopi instant

Jadi aku selalu beli kaya kopi aroma gtu.

Kalau orang Bandung pasti tau deh ahahaha.

Favorit aku arabika+gulamerah!

mata langsung melek dan perut juga enak sih pas minumnya.

Hahaha jadi kesini ya ceritanya… gpplah yaaa udah lama juga ak ga curhat random begini.

Yaaa intinya ak lagi sibuk sama dunia nyata deh gtu.

Tapi ak gakan lupa ngelanjutin ff yg sudah ak tulis.

 

L.O.V.E (5)

screenshot_2017-06-07-19-47-07.jpg

Cast: Taeyeon, Tiffany

Other cast: Yuri, Jessica, Seohyun, Sunny, Sooyoung

Happy reading

Typo bertebaran

.

.

.

.

“Hei, kalian melupakanku” Ujar tiffany cemberut. Ia mengambil tempat disebelah jessica.

“Salah siapa, kau terlalu lama” Ujar jessica sambil menyeruput minumannya.

“Orang tua itu yang terlalu lama. Mungkin umur yang mempengaruhi ingatannya. Sampai ia lupa jika jamnya telah habis” Tiffany mengambil minuman didepan yuri. Dengan segera meminumnya hingga minuman itu habis. Continue reading

SARANGHAE (1/2)

screenshot_2017-05-10-13-48-221.jpg

Cast: Taeny, Yulsic, Soosun,

Subcast: Siwon

Genre: Girl x Girl

Typo bertebaran

Happy reading

.

.

.

“Tck, dimana anak itu?” Seorang gadis menatap kesal ponsel genggamnya. Pasalnya seorang yang ia tunggu dari tadi belum menampakan batang hidungnya sama sekali.

“Tiff! hahh.. hahh.. hahh aah Mian, hahh.. aku terlambat” Ujar gadis itu dengan nafas tersengal-sengal.

“Ya!! Kau janji jam berapa padaku, jessica jung!?” Continue reading

EX 5

DG9xaWVUwAIsqgP

EX FINAL ENDING PART 5

Note : perhatikan setiap memoment di chap ini.. karena kalian akan binggung karena perbedaan waktu yang dialami kedua negara ini, maka aku akan membuat seolah-olah jika NY dan Korea memiliki jam waktu yang bersamaan. Oke? agar kalian tidak pusing hehehe.

“Yaaa! Kau darimana saja Nona Hwang?!” runtuk Yuri yang sedang mundar mandir didalam kamar miliknya

Continue reading

L.O.V.E (4)

screenshot_2017-05-28-14-41-291.jpgCast: Taeyeon, Tiffany

Other cast: Yuri, Jessica, Seohyun, Sunny, Sooyoung

Happy reading

Typo bertebaran

.

.

.

Taeyeon menatap sedih wanita yang terbaring lemah di ranjang putih itu. Taeyeon menggenggam tangannya. Berharap dapat menyalurkan kekuatan padanya. Taeyeon merasakan kantuk yang luar biasa. Semalam ia tidak tidur untuk menjaga wanita itu. Continue reading

L.O.V.E (3)

screenshot_2017-05-01-13-01-321.jpg

Cast: Taeyeon, Tiffany

Other cast: Yuri, Jessicga, Seohyun, Sunny, Sooyoung

Happy reading💃💃

Typo bertebaran👻👻

.

.

.

.

.

Suasana di dalam mobil itu sangat berisik. Kecuali satu orang yang termenung dikursi paling belakang.. yuri. Yuri melihat keluar jendela, entah apa yang ia lihat. Pandangan itu.. terlihat kosong.

Flashback

“imo?”

“Yul?” Continue reading

Everything Has Changed (3)

screenshot_2017-05-02-17-29-561.jpg

Cast: Taeyeon, Tiffany

Other cast: Yuri, Jessica, Seohyun, Sunny, Sooyoung

Happy reading💃💃

Typo bertebaran👻👻

.

.

.

.

.

Kedua gadis itu sedang menikmati hari libur mereka. Mereka kini tengah bersantai di apartemen milik gadis bereyesmile indah itu. Duduk disofa membiarkan tv menyala tanpa ada yang menonton. Terdapat beberapa cemilan tersedia dihadapan mereka yang belum tersentuh. Tiffany sibuk dengan ponselnya, sedangkan jessica sedang memanjakan perutnya.

“Aish Jinjja!!”

“Wae? Apa kau mulai gila, jessie?” Tiffany menatap heran sahabatnya itu. Ia sedikit kaget karena teriakan tiba-tiba dari jessica. Continue reading

L.O.V.E (2)

screenshot_2017-05-19-20-20-291.jpg

Cast: Tiffany, Taeyeon, Yuri,

Sub cast: Jessica, Sunny , Sooyoung.

Typo bertebaran

Happy reading

.

.

“Tunggu sebentar fany~ah, aku akan mengantar berkas ini dulu. Yaa!! kim taeyeon jangan apa-apakan sepupuku, arra!?” Sunny keluar ruangan membawa berkas-berkasnya. Meninggalkan sepupu dan sahabatnya dalam keadaan yang sedikit canggung. Continue reading

ENCOUNTER (Taeny, Yulsic, Yoonfany & Yoonsic Version)

Description

Tiffany Hwang adalah seorang wanita yang bisa dibilang sudah memiliki semua yang diinginkan oleh kebanyakan orang di usianya yang sudah menginjak 29 tahun. Banyak wanita yang kagum sekaligus iri dengan kesuksesan Tiffany dalam membangun karirnya hingga kini ia menjadi Creative Director disebuah perusahaan Fashion  yang dia dirikan bersama para sahabatnya.

Semua orang berpikir bahwa menjadi seorang Tiffany pastinya adalah sebuah kebahagiaan. Namun mereka tidak tahu bahwa ada beberapa hal yang belum Tiffany miliki hingga saat ini, yaitu cinta dan seorang pria yang bisa membangun kembali rasa itu didalam hidupnya.

Continue reading

Everything Has Changed (2)

screenshot_2017-05-10-13-48-401.jpg

Cast: Taeyeon, Tiffany

Other cast: Yuri, Jessica, Seohyun, Sunny, Sooyoung

Happy reading💃💃

Typo bertebaran👻👻

.

.

.

Flashback

Sepasang kekasih tengah menikmati waktu senja mereka. Berbagi pelukan, saling menghangatkan satu sama lain. Memandang kearah laut biru dengan langit yang mulai gelap. Gadis itu duduk bersandar pada taeyeon. Taeyeon menyandarkan dagunya dan memeluk pinggang ramping gadisnya.

“Tae?”

“Heum?” Continue reading

L.O.V.E (1)

screenshot_2017-05-26-23-39-25.jpgCast: Tiffany, Yuri, Taeyeon , etc

Genre: Girl x Girl

Typo bertebaran

Happy Reading

.

.

.

“Pergi saja dengan kekasih-kekasihmu itu!!” Ketus gadis itu sambil melangkahkan kakinya lebih cepat, gadis lain tampak tergesa melangkah menyusulnya.

“Ughh ayolah cantik. Ada apa dengan mu ? Kau cemburu huh??” Ia menaik-turunkan alis nya menggoda gadis yang sedang kesal itu.

“tck.. Apa hebatnya mereka!? Bahkan aku lebih dari wanita-wanita mu itu. Cemburu? Yang benar saja” Gadis itu malah mempercepat langkahnya.

Continue reading

Everything Has Changed (1)

Screenshot_2017-05-06-18-39-40

Cast : Taeyeon & Tiffany.

Sub Cast: Yuri , Jessica, Seohyun , Yoong, Sooyoung , Sunny

Genre: yuri (girl x girl)

Happy reading💙💙💙

.

.

“Aku sudah kembali bukan? Jadi apalagi? Jangan menuntut terlalu banyak” gadis itu tersenyum mengejek menatap lawan bicaranya.

“Sayang, appa hanya ingin ka-” Continue reading

Without Love

screenshot_2017-05-01-13-04-46.jpg

Tittle : Without Love

Cast : Kim Taeyeon & Tiffany Hwang

Other cast: Kwon Yuri

Genre : Girl x Girl

Typo

Happy Reading

.

.

.

Tiffany menatap Taeyeon yang sedang berbaring direrumputan dengan mata terpejam. Taeyeon sungguh cantik tapi sesekali ia akan terlihat tampan dangan sifat manlynya. Hari sudah menjelang sore. Tiffany ingin membangunkannya, tapi niat itu tertahan melihat wajah tidur Taeyeon yang begitu damai. Mereka sudah mengenal satu sama lain dengan waktu yang cukup lama. Saat berumur 8 tahun Tiffany pindah kekorea dengan bahasa korea yang kurang lancar, karena itu ia tidak memiliki teman. Saat itu lah Taeyeon datang, mengajarinya segala sesuatu yang Tiffany tidak tahu walapun itu sedikit sulit untuknya. Taeyeon selalu ada saat Tiffany membutuhkannya, saat tiffany bersedih Taeyeon akan melakukan berbagai cara agar dapat mengembalikan senyum indah Tiffany yang sangat ia kagumi. Mereka saling menyayangi satu sama lain, tahu kekurangan dan kelebihan masing-masing juga tahu hal-hal yang disuka ataupun tidak disuka. Karena itulah mereka sangat jarang bertengkar, kalaupun iya taeyeon masih dapat mengatasinya. Tiffany….sangat berharga untuknya.

Continue reading

Everything Has Changed

screenshot_2017-05-06-18-39-40-e1497453226220.jpg

Cast: Taeny, etc.

Genre: Romance, comedy, hurt

.

.

.

“Kenapa harus aku!?” Gadis itu menggertakan giginya, butiran kristal yang dari tadi ditahannya akhirnya lolos. Ia berjalan perlahan keluar dari rumah yang megah itu.

.

“Jangan mengganggu ku!!!”

“Memang siapa kau berani mengaturku!?”

“Jangan sok tahu!!”

.

.

Gadis itu mendengus kesal, baru kali ini merasa diabaikan.

“Hahahah dia sungguh tak tertarik padamu” Kata simungil masih dengan tawanya.

“Kita lihat saja nanti” ujar gadis itu dengan smirknya.

.

.

“Sungguh eonnie, aku tak bermak-”

“DIAM.!! Jangan membuatku tambah kesal” gadis itu berlalu begitu saja melewati gadis lainnya yang sudah berkaca-kaca.

“Apa kau tahu!? Aku benar-benar muak dengan keberadaanmu!!”

.

.

Uhuuyy balik lagi euy.  Ff ni aku ganti judulnya, mungkin ada yang udah baca. Aku bakalan post ulang disini. Semoga sukaaaaa….

Lanjut? Yes or no?

Follow ig locksmith_v

Thanks to Eternity Happiness

 

Meet You..Again

screenshot_2017-05-26-23-39-232.jpg

Cast: Taeny

Genre: G x G

Happy Reading

.

.

Tiffany Hwang, mereka biasa memanggilnya fany. Gadis turunan korea-amerika yang sungguh memikat. Ini semester keduanya di Soshi University dengan jurusan manajemen. Mengapa manajemen? Tiffany anak tunggal, mau tidak mau ialah yang akan meneruskan perusahaan daddynya.

Continue reading

   EARNED IT Chapter VI

NOTE:

Untuk yang belum membaca chapter sebelum-sebelumnya, silakan klik link dibawah.

EARNED IT LIST CHAPTER 🙂

 

Selamat Membaca ^_^

.

.

.

earned it

“Selamat malam semuanya! Maafkan atas keterlambatan kami.” suara Siwon yang cukup besar membuat Jongsuk yang sejak beberapa menit berdiri di depan pintu ruangan VVIP yang sudah ia pesan mulai mengalihkan perhatiannya pada salah satu tamu penting yang ia tunggu kehadirannya sejak tadi.

Continue reading

EX Part 5

note:

untuk kalian yg blm baca cerita di chapter sebelumnya, silakan klik link dibawah ini.

EX list chapter

.

.

.

selamat membaca dan jangan lupa kasih tau aku pendapat kalian tentang cerita ini

.

.

.

Screenshot_2017-06-09-13-57-02-551

Ex part 5 – Ending

Seminggu kemudian

“Jadi bagaimana kondisinya saat ini dok?” tanya Tiffany

“Tidak ada perkembangan yang terlalu signifikan, kondisinya masih sama saja seperti pertama kali ia dipindahkan ke tempat ini. Peluru yang menembus perut bagian kiri cukup dalam hampir saja melukai lambung miliknya.. dan ia kehilangan darah yang cukup banyak”

“Oh god..”

Continue reading

Intro

Hi!

20160902121008_lhj_8587

Ini Eternity Happiness.

Karena sebab yang aku sendiri ga tahu apa, beberapa postingan ff aku di wp yang sebelumnya tidak terdetek di tag wordpress-nya.

Karena aku gamau ribet ngurusinnya, aku memutuskan untuk membuat blog ini.

Jadi disini nanti akan aku post ff-ff aku yang sekarang masih aku kerjain.

Continue reading